Tips Memilih Sarung Berkualitas Tinggi

Tips Memilih Sarung Berkualitas Tinggi
Sarung adalah sepotong kain lebar, dijahit pada kedua ujugnya sehingga membentuk bak pipa atau tabing. Sarung ini dipakai untuk menutup aurat dari pinggang sampai ke area bawah kaki. Pada bagian pinggangnya diikat, entah menggunakan sabuk, tali atau dengan teknik pelipatan. Jika ingin membeli sarung, anda harus mengetahui merek yang berkualitas. Salah satu yang berkualitas adalah sarung wadimor, makanya tak heran banyak peminatnya.

Sebelum membeli sarung, alangkah baiknya and mengetahui kriteria sarung yang berkualitas. Sehingga, bisa memilih mana yang terbaik dan awet tahan lama. Karena di pasaran banyak sarung yang beredar dan belum tentu semuanya terbaik. Ada beberapa hal yang perlu anda ketahui ketika memilih sarung yang berkualitas. Berikut ini adalah beberapa tips mendapatkan sarung berkualitas yang awet!

Ketahui bagaimana kualitas jahitannya

Periksa bagaimana kualitas jahitan pada sambungannya. Jahitan sangat mempengaruhi kualitas produk dan tingkat ketahanan sarung. Oleh karena itu, pastikan sarung mempunyai jahitan yang bagus, rapi dan tidak ada yang melompat-lompat. Tapi, berbeda bagi sarung yang merek bagus yaitu  tanpa jahitan. Diameter sarung disesuaikan menjadi satu bulatan utuh tanpa jahitan untuk menyambungnya. Sarung dari brand yang bagus akan tampak berkelas dan mewah dengan kemasan pelindung yang rapi. Tak heran bila brand terkenal mematok sarung dengan harga yang tinggi.

Lihat bagaimana motifnya

Sarung yang bagus akan memiliki motif-motif bagus enak dipandang mata. Bahkan sarung wadimor merancang sarungnya dengan motif yang menunjukkan kebudayaan Indonesia. Jadi, ketika menggunakannya, anda menunjukkan kebanggaan terhadap nusantara kita ini. Motif sarung pada umumnya kotak-kotak. Anda perlu cek juga bagaimana kualitas cetakannya. Pastikan cetakannya rapi dan memudar.

Ketahui pilihan warna sarung

Ketika memilih sarung, pilih warna kesukaan anda. Wadimor menyediakan sarung dengan berbagai warna. Anda dapat memilih mana yang paling disukai. Warna juga berperan penting pada tingkat keeleganan anda saat mengenakan sarung. Jadi, pastikan warna anda sesuai dengan karakter anda sehingga matching saat anda gunakan. Jika anda orang yang rapi, bisa memilih warna sarung berdasarkan warna baju yang akan anda kenakan nanti bersama sarung tersebut.

Pilih model yang membuat anda nyaman

Sekarang, sarung sudah dibuat dengan beberapa model. Tidak hanya berbentuk tabung saja, tapi sarung juga dibentuk sebagai celana. Selain itu, adapula sarung yang dibentuk seperti rok, sehingga tinggal pakai tanpa perlu lipatan-lipatan lagi. Sarung seperti rok ini biasanya digunakan oleh anak-anak kecil. Sarung celana, bisa anda pilih untuk kegiatan sehari-hari dan kalau sarung biasa, gunakan untuk sholat dan acara-acara muslim lainnya.

Itulah beberapa tips saat membeli sarung yang berkualitas tinggi. Dengan mengikuti panduan-panduan itu, anda akan mendapatkan sarung terbaik dan awet. Setelah mempunyai sarung, anda harus merawatnya dengan baik. Jadi, sarung tersebut bisa lama menemani anda dalam beberapa kesempatan.

Tips Merawat Sarung Agar Awet


  1. Setelah membeli sarung baru, anda harus mencucinya terlebih dahulu. Soalnya sarung baru masih mengandung bahan-bahan kimia sisa produksi atau tenun. Jadi, jika anda langsung pakai bisa berbahaya pada kulit. Selain itu, sarung baru yang masih tersisa bahan-bahan kimia, warnanya belum cerah. Kalau di cuci, maka warnanya akan menjadi lebih cerah. 
  2. Pisahkan sarung saat mencuci. Perlu anda ketahui bahwa sarung ada yang luntur dan ada yang tidak saat dicuci. Maka, pisahkan sarung dari pakaian lain saat mencucinya. Sehingga, warna sarung tersebut tidak mengotori pakaian lainnya. Apalagi jika anda mencucinya dengan mesin cuci. 
  3. Jika sudah mencuci sarung, langkah selanjutnya adalah menjemurnya. Jemur sarung di tempat yang teduh dan tidak banyak sinar matahari. Sebab, terik matahari bisa membuat motif dan warna sarung memudar. Terlebih lagi jika sarung itu dibuat dengan teknik tenun songket atau dari kain batik halus. Jika sudah memudar, sarung akan terlihat jelek. 
  4. Ketika menyetrika sarung, setel pemanas ke angka sedang. Pastikan jangan membuat setrika terlalu panas. Selain bisa membuat sarung terbakar, juga menjadikan warna dan motif sarung cepat pudar. Tak hanya itu, jika menyetrikannya kepanasan juga dapat meninggalkan bekas di sarung dan membuat sarung tidak rapi.